Pernah kepikiran tidak, boleh tidak sih tetap olahraga saat puasa tanpa bikin badan lemas seharian dan aktivitas jadi berantakan? Banyak orang masih ragu bergerak karena takut energi cepat habis saat berpuasa.
Artikel ini akan membahas secara lengkap cara tetap aktif dan bugar selama puasa dengan memilih jenis olahraga yang aman dan realistis. Pembahasan juga mencakup waktu terbaik serta tips praktis agar tubuh tetap fit tanpa mengganggu ibadah.
Pentingnya Tetap Olahraga Saat Puasa
Puasa sering dianggap sebagai alasan untuk berhenti bergerak, padahal tubuh justru tetap membutuhkan aktivitas fisik agar tidak kaku dan mudah lelah sepanjang hari. Olahraga saat puasa bukan berarti memaksakan diri, melainkan menyesuaikan jenis latihan, intensitas gerakan, serta waktu olahraga agar tubuh tetap aktif dan seimbang.
Dari sisi fisik, olahraga ringan saat puasa membantu menjaga metabolisme tubuh tetap bekerja lebih stabil meski asupan energi terbatas. Aktivitas dengan intensitas rendah hingga sedang dapat membantu mempertahankan massa otot, melancarkan peredaran darah, serta mengurangi rasa lesu akibat perubahan pola makan dan jam tidur.
Manfaat olahraga saat puasa tidak berhenti di fisik saja, karena aktivitas ini juga berdampak positif pada kesehatan mental dan fokus harian. Gerakan ringan dapat membantu memperbaiki suasana hati, mengurangi stres, dan membuat pikiran terasa lebih segar meski energi sedang menurun.
Secara keseluruhan, olahraga saat puasa menjadi kunci penting untuk menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran selama menjalani ibadah. Selama dilakukan secara sadar, terukur, dan tidak berlebihan, aktivitas fisik justru membantu kamu tetap produktif, bertenaga, dan tidak mudah tumbang menjelang waktu berbuka.
Baca juga: Tetap Sehat Tanpa Ribet! 7 Contoh Olahraga Ringan yang Bisa Dilakukan di Rumah
Waktu Ideal untuk Olahraga Saat Puasa
Memilih waktu olahraga saat puasa tidak bisa sembarangan, karena kondisi tubuh sedang berada dalam fase adaptasi tanpa asupan makanan dan cairan. Dengan waktu yang tepat, olahraga saat puasa tetap bisa dilakukan dengan aman tanpa membuat tubuh lemas atau dehidrasi.
-
Menjelang berbuka puasa
Waktu ini cukup populer karena kamu bisa berolahraga ringan selama 20 sampai 30 menit lalu langsung mengganti cairan saat berbuka. Risiko dehidrasi relatif lebih rendah karena jeda tanpa minum setelah olahraga cukup singkat. -
Setelah berbuka puasa
Olahraga setelah berbuka cocok untuk kamu yang ingin intensitas sedikit lebih tinggi. Tubuh sudah mendapatkan energi dan cairan, sehingga latihan seperti kardio santai atau latihan kekuatan ringan terasa lebih aman dan nyaman. -
Setelah sahur
Beberapa orang memilih olahraga ringan setelah sahur, meski tidak semua cocok dengan waktu ini. Jenis olahraga, durasi latihan, dan kondisi tubuh sangat menentukan apakah waktu ini terasa nyaman atau justru melelahkan.
Baca juga: Cara Diet Saat Puasa Tanpa Lemas dan Tetap Bertenaga
6 Jenis Olahraga Saat Puasa yang Aman Dilakukan
1. Jalan Kaki atau Jogging Ringan
Jalan kaki dan jogging ringan adalah pilihan paling aman untuk olahraga puasa untuk pemula karena intensitasnya rendah hingga sedang. Aktivitas ini membantu menjaga kesehatan jantung dan melancarkan sirkulasi darah tanpa menguras energi secara berlebihan.
Durasi idealnya sekitar 20 sampai 30 menit dengan kecepatan santai agar tubuh tidak cepat lelah. Waktu terbaik biasanya menjelang berbuka atau pagi hari jika aktivitas harian tidak terlalu padat dan masih terasa nyaman.
2. Senam Ringan
Senam ringan cocok untuk kamu yang ingin tetap aktif meski hanya berolahraga di ruang terbatas. Gerakannya fleksibel, mudah disesuaikan dengan kondisi tubuh, dan tidak membutuhkan banyak energi saat puasa.
Gerakan sederhana seperti ayunan tangan, putaran bahu, dan langkah kaki ringan sudah cukup efektif. Lakukan dengan tempo santai selama 15 sampai 25 menit agar tubuh tetap segar tanpa rasa kelelahan berlebih.
3. Yoga
Yoga dikenal sebagai olahraga yang fokus pada pernapasan, fleksibilitas, dan keseimbangan tubuh. Saat puasa, yoga menjadi pilihan ideal karena gerakannya terkontrol dan minim lonjakan intensitas.
Selain membantu menjaga kekuatan otot, yoga juga efektif menenangkan pikiran dan meningkatkan fokus. Kombinasi gerakan dan pernapasan membuat tubuh lebih rileks meski energi sedang terbatas.
4. Pilates
Pilates dengan intensitas rendah bisa menjadi alternatif olahraga saat puasa yang aman dan efektif. Latihan ini menargetkan otot inti, postur tubuh, serta kontrol gerakan tanpa membutuhkan energi berlebih.
Gerakannya cenderung pelan tetapi tetap terasa menantang jika dilakukan dengan teknik yang benar. Dengan durasi sekitar 20 menit, pilates membantu menjaga stabilitas tubuh tanpa risiko kelelahan berlebihan.
5. Latihan Beban dengan Intensitas Rendah
Latihan beban tidak selalu identik dengan angkat berat sampai ngos-ngosan. Saat puasa, kamu tetap bisa melakukan latihan kekuatan ringan menggunakan beban kecil atau berat tubuh sendiri.
Fokus utama latihan ini adalah menjaga massa otot, bukan mengejar performa maksimal. Gunakan repetisi terkontrol dengan durasi 15 sampai 30 menit agar latihan tetap aman dan nyaman.
6. Bersepeda Santai
Bersepeda santai termasuk olahraga kardio ringan yang aman dilakukan saat puasa. Aktivitas ini melatih otot kaki, meningkatkan kesehatan jantung, serta membantu menjaga kebugaran secara menyeluruh.
Pilih rute datar dengan kecepatan stabil agar tubuh tidak cepat kehabisan energi. Waktu terbaik biasanya sore menjelang berbuka supaya tubuh bisa segera mendapatkan asupan cairan setelah berolahraga.
Baca juga: 10 Cara Olahraga di Rumah agar Tetap Sehat Setiap Hari
Tips Olahraga Saat Puasa Agar Tetap Aman
Olahraga saat puasa membutuhkan perhatian ekstra karena tubuh berada dalam kondisi terbatas asupan energi dan cairan. Tanpa perencanaan yang baik, risiko seperti pusing dan dehidrasi bisa muncul. Karena itu, tips praktis sangat penting agar olahraga tetap aman dan nyaman.
Pastikan kamu selalu melakukan pemanasan sebelum olahraga dan pendinginan setelahnya. Atur durasi latihan tetap singkat dengan intensitas rendah hingga sedang. Jangan lupa memilih pakaian yang nyaman dan menyerap keringat agar tubuh tidak cepat panas.
Hal paling penting adalah mendengarkan sinyal tubuh. Jika muncul pusing, mual, atau lemas berlebihan, segera hentikan aktivitas. Olahraga saat puasa seharusnya membuat tubuh lebih segar, bukan malah tumbang sebelum waktu berbuka.
Jaga Olahraga Saat Puasa Tetap Aman dengan Peralatan SVRG
Olahraga saat puasa tetap memberi manfaat besar jika dilakukan dengan perencanaan yang tepat. Dengan memilih jenis olahraga yang aman, mengatur waktu latihan, serta menjaga intensitas tetap terkendali, kamu bisa menjaga kebugaran tanpa mengganggu ibadah dan aktivitas harian.
Untuk mendukung kamu olahraga saat puasa, SVRG menyediakan peralatan olahraga terbaik seperti dumbbell ringan, matras, dan sepeda statis. Peralatan yang berkualitas ini membantu mengurangi risiko cedera serta membuat latihan terasa lebih menyenangkan.
Kalau kamu ingin olahraga saat puasa tetap aman dan praktis, kamu bisa cek SVRG sekarang. Yuk, mulai bergerak lebih cerdas dan jaga tubuh tetap fit selama puasa dengan perlengkapan yang mendukung gaya hidup aktif kamu.

