floorball adalah

Mau Coba Floorball? Pahami Pengertian, Sejarah, & Cara Main

Floorball mulai terkenal sebagai olahraga tim yang cepat, seru, dan bikin candu. Tempo permainan yang cepat jadi alasan utamanya. Permainan ini sekilas mirip hoki, tapi versi yang lebih ringan. 

Untuk memainkannya kamu perlu stik, bola plastik berlubang, dan dimainkan di lapangan indoor. Kontak fisiknya minim dan perlengkapannya tidak seberat hoki es, sehingga floorball terasa lebih ramah untuk pemula yang baru coba olahraga tim.

Di artikel ini, kamu akan dapat gambaran lengkap tentang floorball, mulai dari pengertian dan asal-usulnya, aturan dasar yang wajib kamu tahu, sampai cara main yang benar untuk pemula. 

Apa Itu Floorball?

Floorball adalah olahraga tim di dalam ruangan yang dimainkan di lapangan berbentuk rink. Satu tim berisi 5 pemain + 1 kiper di lapangan, memakai stick plastik dan bola plastik ringan berlubang. Targetnya sederhana, cetak gol lebih banyak dari lawan dalam durasi pertandingan.

Bedanya dengan hoki es, floorball dimainkan di lantai (bukan es), tanpa sepatu skate, dan pakai bola. Kontak fisiknya juga cenderung lebih ringan sehingga perlengkapan pelindung biasanya tidak seberat hoki es. 

Sedangkan dibanding futsal, floorball sama-sama cepat dan indoor, tapi futsal main pakai kaki dengan bola sepak, sementara floorball pakai stick dan lapangannya dibatasi boards. Karakter utama floorball, ritme cepat, banyak passing – transisi, dan butuh kontrol stick yang rapi.

Baca Juga: Daftar Turnamen Badminton Terbaik dan Bergengsi 2026

Sejarah Singkat Floorball

Floorball modern berkembang di Swedia pada era 1970-an, lalu cepat menyebar dan jadi populer juga di Finlandia. Saat komunitasnya makin besar, olahraga ini mulai dibikin lebih rapi aturan dan organisasinya.

Hingga akhirnya International Floorball Federation dibentuk pada 12 April 1986 oleh asosiasi dari Swedia, Finlandia, dan Swiss. Sejak itu, floorball berkembang jadi olahraga internasional dengan puluhan negara anggota dan kejuaraan dunia yang rutin.

Di Indonesia, floorball mulai dikenal lewat pengaruh negara sekitar (misalnya Singapura dan Australia), lalu organisasi nasionalnya, Indonesian Floorball Association, berdiri pada 28 Oktober 2009 dan menjadi anggota IFF sejak 2009. 

Perkembangannya makin serius setelah diakui oleh KONI pada 2016 dan menjadi anggota Komite Olimpiade Indonesia (KOI) pada 2017 yang bikin jalur pembinaan, kompetisi, dan pengenalan floorball jadi lebih terstruktur.

Peralatan yang Digunakan dalam Floorball

Peralatan Fungsi Utama Catatan Cepat
Stik floorball
Wajib
Alat utama untuk dribble, passing, dan shooting. Pilih panjang stik yang nyaman (kontrol > gaya). Blade kiri/kanan menyesuaikan dominan tangan.
Bola floorball
Wajib
Bola ringan berlubang untuk permainan indoor yang cepat. Gunakan bola resmi/standar latihan agar feel passing & pantulan konsisten.
Sepatu indoor
Wajib
Grip + stabilitas saat sprint, stop, dan perubahan arah. Utamakan non-marking outsole, ankle support cukup, dan cengkeraman bagus.
Pelindung (opsional)
Opsional
Ngurangin risiko cedera saat benturan/jatuh (mis. lutut, siku, kacamata pelindung). Rekomendasi buat pemula/kompetitif. Kiper wajib gear khusus (mask, padding, gloves, dll).
Gawang & lapangan
Wajib
Gawang untuk scoring, lapangan sebagai area main (biasanya indoor dengan board/pembatas). Kalau latihan, bisa pakai mini goal. Pastikan permukaan aman & nggak licin.

Ukuran Lapangan & Jumlah Pemain Floorball

Menurut International Floorball Federation lapangan standar floorball adalah 40 m × 20 m dan dikelilingi board dengan sudut membulat. Untuk venue yang lebih kecil, aturan juga menyebut ukuran minimum yang masih diperbolehkan adalah 36 m × 18 m.

Di dalam lapangan, format paling umum adalah 5 vs 5 + 1 kiper (6 pemain per tim). Durasi pertandingan resmi biasanya 3 × 20 menit dengan jeda antar babak umumnya 10 menit, dan di level resmi waktu bermain sering dihitung sebagai effective time.

Baca Juga: 6 Olahraga Saat Puasa yang Aman agar Tubuh Tetap Fit

Step by Step Main Floorball untuk Pemula

1. Pejalari Cara Memegang Stick

Memegang stik yang benar bikin kontrol bola kamu jauh lebih gampang. Untuk posisi tangannya adalah tangan atas memegang bagian atas grip untuk mengarahkan stik, sementara tangan bawah memegang lebih rendah untuk kontrol dan tenaga saat dribble atau shooting. 

Pegangan harus cukup kuat supaya stik tidak lepas, tapi jangan kaku. Karena kalau terlalu kencang dalam memegang, gerakan kamu jadi lambat dan bola mudah lepas. Untuk memastikan pegangannya yang nyaman, kamu bisa melakukan dribble 1 menit dengan posisi tangan yang berbeda. Setelah sesi ini berakhir, kamu akan tahu pegangan tangan seperti apa yang nyaman dan membuat percaya diri.

2. Teknik Dasar Menggiring Bola

Teknik dasar dribbling di floorball itu intinya kontrol bola tetap dekat supaya kamu bisa cepat ubah arah tanpa kehilangan bola. Pegang stik dengan nyaman, lutut sedikit ditekuk, dan pandangan jangan terus-terusan ke bola.

Sesekali angkat kepala biar kamu bisa lihat posisi lawan dan teman. Semakin dekat bola ke tubuh, semakin gampang kamu melindungi bola saat ditekan. Untuk latihan pemula, coba gerakan zig-zag, susun 5 - 8 marker dengan jarak sekitar 1 - 1,5 meter, lalu dribble melewati tiap marker kiri–kanan. 

Fokuskan sentuhan kecil dan cepat, bukan pukulan besar yang bikin bola lari jauh. Mulai pelan dulu sampai kontrol kamu konsisten, lalu baru naikkan kecepatan. Targetnya bola tetap dekat, stik tetap stabil, dan kamu bisa ganti arah tanpa panik.

Baca Juga: Daftar 7 Olahraga yang Tidak Bisa Dilakukan di Malam Hari

3. Teknik Passing Bola

Push pass adalah passing paling aman buat pemula karena kontrolnya tinggi dan bola cenderung tetap nempel di lantai. Untuk melakukan teknik passing ini, kamu perlu:

  • Memposisikan tubuh sedikit lebih rendah. 

  • Tangan diatas stick berfungsi sebagai pengarah, dan tangan bawah sebagai kontrol.

Pada awal latihan passing, fokuskan dulu pada akurasi. Gak masalah pelan, yang penting akurat. Karena akurasi passing dalam permainan sangat penting untuk meraih kemenangan. Selain push pass, ada juga teknik one-touch pass.

Teknik one-touch pas ini mirip dengan wall passing dalam sepakbola. Intinya, operan ini kamu gunakan ketika tempo permainan sedang cepat. Agar akurasi tetap terjaga, usahakan posisi badan dan blade stik sudah menghadap tujuan operan berikutnya. 

4. Teknik Shooting

Teknik shooting di floorball buat pemula fokusnya bukan “sekuat-kuatnya”, tapi cepat, akurat, dan nggak kebaca. Dua teknik shot yang paling banyak digunakan adalah wrist shot dan snap shot.

Kedua teknik ini punya kesamaan yaitu sama-sama gak butuh ancang-ancang untuk melepaskan tembakan. Sehingga bisa jadi serangan kejutan ke tim lawan nantinya. Teknik shot tersebut cocok untuk situasi game yang terjadi di ruangan yang sempit. 

Banner promosi SVRG Clearance Sale menampilkan berbagai produk olahraga seperti treadmill, raket padel, bola, kaus, dan aksesoris fitness.

Gimana Svargans, Tertarik Belajar Floorball?

Floorball itu olahraga tim yang memiliki tempo cepat, relatif aman, dan gampang dipelajari karena permainannya ringan tapi tetap seru. Garis besar permainan ini adalah kamu lari, passing, koordinasi tim, dan mencetak skor. 

Cocok banget buat pemula yang mau olahraga indoor tanpa ribet, apalagi kalau kamu suka permainan yang aktif tapi tetap bisa belajar step-by-step. Supaya cepat bisa main, mulai dari teknik dasar dulu.

Seperti gimana cara pegang stick, dribble, passing, dan shooting, lalu pahami aturan main biar kamu nggak bingung saat game. Dan kalau kamu mau benar-benar handal, jangan lupa latihan penguatan otot rangka juga. 

Kamu bisa mulai fokus ke kaki, core, dan punggung. Buat jadwal latihan yang konsisten, misalnya 2 - 3x seminggu supaya kamu lebih kuat sprint, lebih stabil saat berubah arah, dan lebih tahan main lama tanpa cepat capek.