Seorang pria sedang mengangkat barbel

Apa Itu Powerlifting dan Perbedaannya dengan Angkat Besi

Banyak orang masih mengira powerlifting dan angkat besi (weightlifting) itu sama, padahal keduanya jelas berbeda. Memang betul keduanya sama-sama menggunakan barbel sebagai alat utama, tapi tujuan, teknik, hingga jenis gerakan yang dilatih sangat berbeda. 

Powerlifting lebih menekankan kekuatan maksimal dengan tiga gerakan utama, sedangkan angkat besi lebih fokus pada kecepatan, teknik eksplosif, dan fleksibilitas. Jadi walaupun sekilas tampak mirip, nyatanya arah latihannya punya tujuannya sendiri.

Kalau masih bingung, baca artikel ini hingga selesai, ya!

Apa Itu Powerlifting?

Powerlifting adalah cabang olahraga kekuatan yang fokus pada kemampuan mengangkat beban seberat mungkin dengan teknik yang tepat. Tidak seperti bodybuilding yang lebih menekankan bentuk fisik atau estetika otot. 

Jadi bisa dibilang kalau powerlifting benar-benar menguji kekuatan murni. Atlet powerlifting akan berusaha mencapai angka maksimal dalam satu kali angkatan, dengan penilaian yang ketat untuk memastikan gerakan dilakukan sesuai aturan.

Ada tiga gerakan utama yang jadi fokus dalam powerlifting: squat, bench press, dan deadlift. Squat melatih kekuatan kaki dan core, bench press menargetkan otot dada, bahu, dan triceps. Sementara deadlift menguji kekuatan punggung, pinggul, serta kaki secara menyeluruh. 

Apa Itu Angkat Besi?

Angkat besi adalah salah satu cabang olahraga resmi di Olimpiade yang menguji kekuatan dan teknik atlet dalam mengangkat beban berat. Olahraga ini bukan sekadar mengandalkan otot, tetapi juga menuntut koordinasi, keseimbangan, serta disiplin tinggi. 

Angkat besi menjadi salah satu cabang paling bergengsi. Karena menampilkan kombinasi fisik dan mental atlet yang harus tampil maksimal hanya dalam beberapa detik gerakan. Dalam kompetisi, fokus utama angkat besi ada pada dua jenis gerakan, yaitu: snatch serta clean & jerk. 

Snatch adalah gerakan mengangkat barbel dari lantai ke atas kepala dalam satu kali gerakan mulus. Sedangkan clean & jerk dilakukan dalam dua tahap, yaitu mengangkat barbel ke bahu (clean), lalu mendorongnya ke atas kepala (jerk). 

Tujuan dari kedua gerakan ini adalah menggabungkan kekuatan, kecepatan, dan teknik secara sempurna. Itulah mengapa angkat besi terkenal sebagai olahraga yang kompleks. Karena menuntut atlet untuk kuat, cepat, dan presisi dalam setiap gerakan.

Perbedaan Powerlifting dan Angkat Besi

1. Jenis Gerakan

Gerakan dalam Powerlifting

Powerlifting terdiri dari tiga gerakan utama yang benar-benar menguji kekuatan tubuh bagian bawah maupun atas. Ketiga gerakan tersebut yaitu:

  • Squat.

  • Bench Press.

  • Deadlift

Ciri khas dari gerakan powerlifting adalah tempo gerakan yang perlahan, stabil, dan fokus pada beban maksimal.

Gerakan dalam Angkat Besi (Weightlifting)

Berbeda dengan powerlifting, angkat besi (weightlifting) hanya memiliki dua gerakan utama, yaitu: 

  • Snatch

  • Clean & Jerk, 

Perbedaan mendasar antara keduanya adalah powerlifting lebih menekankan pada kekuatan maksimal dengan tempo stabil. Sedangkan angkat besi menekankan pada kombinasi kekuatan, kecepatan, dan koordinasi teknik.

Baca Juga: 8 Gerakan Latihan Leg Day dirumah

2. Fokus Latihan

Dalam dunia strength sport, powerlifting dan angkat besi (Olympic weightlifting) punya fokus yang berbeda. Powerlifting lebih menekankan pada kemampuan mengangkat beban terberat dengan teknik aman. 

Latihannya didesain untuk membangun strength murni, lewat tiga gerakan utama: squat, bench press, dan deadlift. Intinya, siapa yang bisa mengangkat paling berat dengan form yang benar, dialah yang unggul. 

Sementara angkat besi menuntut kombinasi kekuatan, kecepatan, fleksibilitas, dan koordinasi tubuh. Gerakan seperti snatch serta clean & jerk bukan hanya soal seberapa berat beban yang bisa kamu angkat. 

Tapi juga teknik yang efisien bisa membuat lifter mengontrol beban dengan aman dan presisi. Di sini, skill atlet memiliki peran besar. 

Baca Juga: Rekomendasi Jadwal Latihan Angkat Beban Agar Efektif

3. Alat yang Digunakan

Angkat besi (Olympic weightlifting) dan powerlifting sama-sama menggunakan barbel sebagai alat utama, tapi jenis dan fungsinya berbeda. Pada angkat besi, barbel yang digunakan biasanya lebih elastis atau dikenal dengan istilah whip bar

Fleksibilitas ini membantu lifter memanfaatkan momentum saat melakukan teknik eksplosif. Selain itu, plat beban yang dipakai cenderung berupa bumper plate. Plat karet tebal yang aman untuk dijatuhkan ke lantai, mengingat gerakan angkat besi memang berakhir dengan drop barbel.

Olympic Bumper Plates

Sebaliknya, pada powerlifting, barbel yang digunakan lebih kaku atau disebut stiff bar. Karakteristik ini penting karena powerlifting berfokus pada kekuatan maksimal dengan gerakan yang lebih lambat dan terkontrol, seperti squat, bench press, dan deadlift. 

Plat beban yang digunakan biasanya berupa plat besi tipis, sehingga memungkinkan memuat lebih banyak bobot dalam satu bar. Perbedaan ini menunjukkan bahwa meskipun alatnya sama-sama barbel, pemilihan jenis bar dan plat sangat dipengaruhi oleh tujuan latihan serta teknik yang digunakan.

Temukan koleksi alat untuk weightlifting atau powerlifting disini!

Apa Saja Manfaat Powerlifting dan Weightlifting?

Manfaat Powerlifting

Latihan powerlifting ini sangat efektif untuk meningkatkan kekuatan otot, sekaligus mendukung kepadatan tulang karena beban berat merangsang pertumbuhan dan ketahanan tulang. 

Selain itu, powerlifting juga melatih stamina tubuh, karena dibutuhkan kontrol napas, fokus mental, serta daya tahan otot untuk mengangkat beban maksimal secara berulang. Hasilnya, tubuh jadi lebih kuat, stabil, dan siap menghadapi aktivitas fisik sehari-hari.

Manfaat Angkat Besi

Berbeda dengan powerlifting, angkat besi menekankan kecepatan, kelincahan, koordinasi, dan kekuatan total tubuh. Sehingga melatih tubuh bekerja secara harmonis. Latihan ini juga meningkatkan refleks, keseimbangan, dan kemampuan eksplosif, sangat bermanfaat bagi atlet maupun non-atlet. 

Baik powerlifting maupun angkat besi, jika dilakukan dengan teknik yang benar, bukan hanya memperkuat fisik, tapi juga menyehatkan mental karena menuntut disiplin, fokus, dan rasa percaya diri yang tinggi.

Baca Juga: Gerakan Yoga untuk Meningkatkan Kesehatan Mental

Mana yang Lebih Cocok untukmu? Powerlifting atau Weightlifting?

Kalau tujuanmu adalah membangun kekuatan maksimal dan massa otot, maka powerlifting adalah pilihan yang pas. Fokusnya ada pada tiga gerakan utama, yaitu: squat, bench press, dan deadlift. Dengan menerapkan latihan progressive load massa otot akan lebih cepat bertambah. Cocok banget buat kamu yang mau lebih kuat secara fisik, menambah otot, dan punya tolok ukur kekuatan yang jelas.

Tapi kalau kamu suka dengan olahraga yang memadukan unsur teknik, kecepatan, serta gerakan eksplosif, weightlifting adalah pilihan yang tepat. Proses latihannya akan membuat koordinasi, kelenturan tubuh meningkat. Intinya, pilih sesuai tujuan pribadi, jangan terlalu FOMO. 

Meskipun FOMO sehat itu baik ya, tetap harus penuh persiapan. Yang paling penting nanti ketika kamu mau mulai latihan, atur jadwal yang baik. Latihan yang intensif harus dibarengi dengan istirahat yang cukup. Kalau bingung gimana caranya, kamu bisa baca panduan berikut: Panduan Membuat Jadwal Gym untuk Pemula.