skipping 5 menit membakar berapa kalori

Berapa Kalori yang Terbakar Saat Skipping 5 Menit?

Olahraga Skipping seringkali diremehkan, padahal dalam hitungan menit detak jantung kamu bisa langsung naik karena kerja bareng antara kaki, betis, paha, core, sampai bahu ikut aktif.

Melalui artikel ini, kamu akan dapat estimasi kalori skipping 5 menit dengan metode tepat digunakan. Selain angka estimasi, kamu juga bakal tahu faktor yang paling ngaruh. Entah itu, berat badan, tempo, teknik, jeda istirahat, dan level kebugaran. Dengan begitu, kamu akan mendapatkan estimasi yang cukup valid untuk dijadikan acuan program latihan.

Skipping 5 Menit Bisa Bakar Berapa Kalori?

Skipping 5 menit biasanya membakar sekitar 38 - 97 kalori, tergantung berat badan dan seberapa cepat kamu melakukan lompatan. Patokan simpelnya gini, intensitas ringan (kurang dari 100 lompatan/menit) vs cepat (120–160 lompatan/menit). Estimasi ini dihitung pakai rumus standar MET (aktivitas × berat badan × durasi).

Berat badan

Ringan (5 menit)

Rata-rata/sedang (5 menit)

Cepat (5 menit)

50 kg

38 kal

52 kal

54 kal

60 kg

46 kal

62 kal

65 kal

70 kg

54 kal

72 kal

75 kal

80 kg

62 kal

83 kal

86 kal

90 kg

69 kal

93 kal

97 kal

Intensitas cepat membakar lebih banyak karena kerja tubuh kamu lebih berat dan ritme lebih tinggi. Makanya angkanya bisa beda walau durasinya sama. Kalau kamu ingin lebih berasa hasilnya, fokus ke tempo yang stabil + minim jeda dan teknik yang baik.

Baca Juga: Aerobik 30 Menit Membakar Berapa Kalori? Ini Jawabannya

Faktor yang Mempengaruhi Kalori Terbakar Saat Skipping

faktor yang mempengaruhi kalori terbakar

Kalori skipping paling gampang dipengaruhi berat badan: makin berat badan kamu, biasanya makin banyak energi yang keluar untuk gerakin tubuh saat lompat. Jadi jangan bandingkan angka kalori kamu dengan orang lain kalau beratnya beda. Hasilnya memang pasti beda.

Faktor berikutnya adalah kecepatan & ritme serta teknik lompat. Skipping pelan dan skipping cepat itu beda kelas. Semakin cepat ritme (lebih banyak lompatan per menit) dan semakin minim jeda, biasanya kalori yang terbakar juga naik.

Teknik juga ngaruh: kalau kamu lompat terlalu tinggi, mendarat keras, atau bahu ikut tegang, kamu cepat capek dan ritme gampang rusak. Teknik yang rapi (lompat rendah, pergelangan tangan yang muter tali, napas teratur) bikin kamu bisa tahan lebih lama dan intensitasnya stabil.

Terakhir, lihat durasi & konsistensi dan kondisi fisik. Skipping 5 menit sekali-sekali beda hasilnya dengan 5 - 10 menit yang dilakukan rutin beberapa kali seminggu. Konsistensi bikin tubuh kamu makin efisien, kamu bisa jaga ritme lebih lama, dan total kalori mingguan jadi besar.

Baca Juga: Apa itu Curve Treadmill? Ini Fakta yang Harus Kamu Ketahui!

Skipping 5 Menit vs Cardio Lain: Mana Lebih Efektif?

Skipping 5 menit biasanya terasa lebih “padat” dibanding jogging 5 menit, karena kerja tubuhnya lebih banyak dan ritmenya cenderung lebih tinggi. Kalau kamu cari cardio singkat yang bikin napas cepat naik, skipping sering lebih efektif per menit. 

Tapi jogging unggul buat kamu yang pengin cardio lebih stabil, gampang dijaga temponya, dan lebih enak dilakukan lebih lama tanpa perlu skill koordinasi tali. Dibanding jumping jack, skipping umumnya lebih menantang karena kamu harus menjaga ritme lompatan sambil koordinasi tangan - kaki.

Jadi intensitasnya sering lebih tinggi kalau kamu lakukan konsisten tanpa banyak jeda. Jumping jack lebih gampang buat pemula dan enak buat pemanasan, tapi untuk “ngejar” efek cardio dalam waktu singkat, skipping biasanya lebih cepat bikin kamu berkeringat.

Sepeda lebih ramah untuk kamu yang butuh cardio low-impact (lebih minim hentakan), intensitasnya gampang diatur, dan enak untuk sesi lebih panjang. Skipping menang di efisiensi waktu dan praktis. Tapi lebih “keras” untuk kaki, apalagi jika teknik kamu belum tepat. Jadi lebih aman cardio dengan sepeda statis.

Baca Juga: 8 Alat Olahraga untuk Mengecilkan Perut dan Paha di Rumah

Apakah Skipping 5 Menit Cukup untuk Menurunkan Berat Badan?

Dengan melakukan skipping 5 menit bisa membantu kamu untuk turun berat badan. Namun agar hasilnya maksimal, kamu juga perlu defisit kalori. Itu artinya, kalori yang kamu keluar-in lebih besar daripada yang kamu masukan dari makanan/minuman. 

Skipping 5 menit memang bakar kalori, tapi kalau setelah itu kamu “balas dendam” makan/minum manis, defisitnya bisa langsung hilang. Makanya, skipping akan jauh lebih efektif kalau digabung dengan pola makan yang rapi. 

Fokus paling mudah: kurangi minuman manis, gorengan, dan snack kecil-kecil yang kelihatan sepele tapi kalorinya besar. Kalau kamu bisa jaga porsi dan konsisten makan sumber protein + sayur + karbo secukupnya, skipping 5 menit jadi “bonus” yang bantu defisit harian kamu lebih aman.

Kalau bingung soal nutrisi untuk diet, kamu bisa mengeceknya melalui kalkulator nutrisi & diet dari SVRG. Turun berat badan itu uncinya bukan latihan ekstrem, tapi konsisten dan progres bertahap supaya badan kamu kuat dan tidak cepat cedera.

Baca Juga: Aerobic Stepper Workout di Gym untuk Cardio Full Body

Tips Skipping Biar Kalori Terbakar Maksimal

Kalau kamu mau kalori skipping kebakar maksimal, mulai dari teknik yang benar dulu. Lompatnya cukup rendah, mendarat ringan di bola kaki, lutut sedikit menekuk, dan putar tali pakai pergelangan tangan.

Badan tetap tegak, core aktif, siku dekat badan. Teknik yang rapi bikin kamu bisa tahan lebih lama, tempo lebih stabil, dan tenaga nggak kebuang sia-sia. Berikutnya, mainkan tempo & interval. Skipping pelan tapi lama itu oke, tapi kalau target kamu bakar kalori lebih cepat, pakai pola interval: 30–45 detik cepat + 15–30 detik pelan/istirahat, ulang 8–12 ronde. 

Kamu juga bisa menaikkan tantangan dengan variasi (high knees, boxer step, double under kalau sudah mampu). Intinya, kamu menaikkan intensitas secara bertahap supaya detak jantung naik tanpa bikin teknik berantakan.

Terakhir, kamu bisa kombinasikan skipping dengan HIIT dan pilih sepatu yang tepat. Contoh simpel, 40 detik skipping cepat → 20 detik burpee atau squat jump → ulang 6 - 10 menit. Kombinasi ini bikin sesi singkat terasa “padat” dan kalori lebih banyak keluar.

Banner promosi SVRG Clearance Sale menampilkan berbagai produk olahraga seperti treadmill, raket padel, bola, kaus, dan aksesoris fitness.

Mau Punya Berat Badan Ideal? Luangkan Waktu 5 Menit untuk Skipping Sekarang Juga!

Skipping 5 menit bisa membakar kalori yang cukup signifikan, apalagi kalau kamu lakukan dengan tempo stabil dan minim jeda. Ini salah satu cardio paling “padat” karena banyak otot ikut kerja, jadi dalam waktu singkat kamu bisa dapat efek latihan yang terasa—keringat keluar, napas naik, dan badan lebih “hidup”.

Tapi hasil paling optimal tetap tergantung intensitas dan konsistensi. Skipping 5 menit sekali-sekali itu bagus, tapi skipping 5 menit yang rutin jauh lebih ngaruh. Karena praktis, murah, dan bisa dilakukan di mana saja. Skipping cocok banget jadi cardio cepat buat kamu yang nggak punya banyak waktu tapi tetap mau jaga kebugaran dan bantu pembakaran kalori.