Cedera gigi dan rahang adalah risiko nyata dalam tinju, baik saat sparring ringan maupun pertandingan serius. Pukulan yang terlihat “kena dikit” bisa menghasilkan benturan besar ke rahang, memicu gigi retak, gigi copot, hingga cedera sendi rahang (TMJ).
Data medis olahraga menunjukkan bahwa cedera orofasial termasuk salah satu cedera paling umum pada olahraga kontak fisik dan sering kali terjadi karena perlindungan yang diabaikan.
Karena itu, pelindung gigi bukan aksesori tambahan, tapi alat keselamatan wajib bagi petinju di semua level. Mouthguard berfungsi menyerap dan mendistribusikan benturan, melindungi gigi, gusi, serta mengurangi risiko cedera rahang dan otak.
Artikel ini akan membahas secara jelas fungsi pelindung gigi tinju, jenis-jenisnya, dan cara memilih mouthguard yang tepat, supaya kamu bisa latihan dan bertanding dengan lebih aman.
Apa Itu Pelindung Gigi Tinju?
Pelindung gigi tinju atau mouthguard adalah alat pelindung yang dipakai di dalam mulut untuk melindungi gigi, gusi, dan rahang dari benturan saat latihan maupun pertandingan tinju. Mouthguard bekerja dengan menyerap dan mendistribusikan dampak pukulan, sehingga tekanan tidak langsung mengenai gigi atau rahang.
Tanpa pelindung ini, risiko gigi retak, patah, bibir robek, hingga cedera rahang (TMJ) meningkat drastis. Bahkan dari satu pukulan yang tidak terduga. Itulah kenapa mouthguard wajib dipakai saat sparring dan fight, bukan cuma saat tanding resmi.
Sparring tetap melibatkan kontak keras, dan cedera mulut sering terjadi justru saat latihan karena atlet lengah. Mouthguard yang tepat membantu menjaga posisi rahang lebih stabil, mengurangi risiko gegar ringan, dan membuat petinju lebih percaya diri saat bertukar pukulan.
Baca Juga: Berikut Ini Manfaat Olahraga Boxing Bagi Kesehatan Tubuh
Fungsi Pelindung Gigi Tinju
Pelindung gigi tinju berfungsi utama untuk melindungi gigi dari benturan langsung saat menerima pukulan. Dalam olahraga kontak seperti tinju, benturan ke area mulut bisa menyebabkan gigi retak, patah, atau bahkan tanggal jika tidak ada perlindungan. Mouthguard membantu menyerap dan mendistribusikan energi benturan.
Sehingga tekanan tidak langsung mengenai gigi dan jaringan lunak di sekitarnya seperti gusi dan bibir. Selain itu, pelindung gigi juga mengurangi risiko cedera rahang dan tekanan ke kepala.
Dengan menjaga posisi rahang lebih stabil, mouthguard membantu menurunkan risiko rahang terkilir dan mengurangi transmisi benturan ke tengkorak, yang bisa berdampak pada gegar ringan.
Apa Saja Manfaat Menggunakan Pelindung Gigi Saat Tinju?
1. Mengurangi Risiko Gigi Patah & Copot
Pelindung gigi adalah perlindungan dasar yang wajib saat tinju, karena gigi manusia memang dirancang untuk mengunyah. Bukan menerima benturan keras dari sarung tinju seberat 10 - 16 oz.
Tanpa pelindung, satu pukulan bersih ke rahang bisa langsung berujung gigi retak, patah, atau copot. Mouthguard bekerja dengan menyerap dan menyebarkan energi benturan ke seluruh permukaan gigi, sehingga tekanan tidak terfokus pada satu titik yang rawan rusak.
Selain itu, pelindung gigi berfungsi sebagai stabilisator. Saat dagu terkena pukulan, refleks alami rahang adalah menutup dengan keras dan di sinilah banyak kasus gigi pecah terjadi akibat gigi atas dan bawah saling beradu (clashing).
2. Menekan Potensi Gegar Otak Ringan
Pelindung gigi saat tinju bukan cuma soal melindungi gigi dari patah atau bibir dari robek. Fungsinya jauh lebih krusial, yaitu membantu melindungi otak. Banyak yang tidak sadar bahwa saat rahang bawah terkena pukulan seperti uppercut atau hook, benturan tersebut mendorong rahang ke arah dasar tengkorak.
Di sinilah pelindung gigi berperan sebagai peredam kejut (shock absorber). Karena mampu menyerap sebagian energi benturan dan mengurangi getaran yang ditransmisikan ke sendi temporomandibular (TMJ), area yang sangat dekat dengan struktur otak.
Dengan berkurangnya transmisi energi dari rahang ke tengkorak, risiko gegar otak ringan hingga kehilangan kesadaran (knockout) bisa ditekan secara signifikan. Inilah alasan mengapa pelindung gigi direkomendasikan dalam olahraga kontak.
Baca Juga: Teknik Dasar Boxing: Panduan Jitu Pukulan hingga Bertahan
3. Melindungi Bibir, Lidah, & Gusi
Luka robek di area bibir, lidah & gusi sering kali terasa lebih sakit dan butuh waktu lebih lama untuk sembuh. Kondisi tersebut terjadi karena kondisi mulut yang lembap dan penuh bakteri.
Tanpa pelindung, satu pukulan bersih ke wajah bisa berujung memar, hingga luka terbuka di dalam mulut yang mengganggu makan, bicara, bahkan latihan berikutnya. Pelindung gigi berfungsi sebagai penghalang fisik antara gigi yang keras dan tajam dengan jaringan lunak seperti bibir dan pipi bagian dalam.
Tanpa alat ini, benturan bisa membuat gigi “memotong” bibir dari dalam. Selain itu, pelindung gigi juga menjaga keamanan lidah, mencegah kamu menggigit lidah sendiri saat rahang terhentak mendadak akibat pukulan.
Jenis-jenis Pelindung Gigi Tinju

1. Stock Mouthguard
Stock mouthguard adalah jenis pelindung gigi tinju yang paling dasar dan paling mudah ditemukan. Karakteristik utamanya: ukuran sudah jadi (pre-formed), tidak bisa disesuaikan dengan bentuk gigi, dan langsung dipakai tanpa proses pemanasan atau molding.
Biasanya terbuat dari karet atau plastik standar dengan harga paling terjangkau daripada jenis mouthguard lain. Mouthguard jenis ini tidak mengikuti kontur gigi dan rahang, perlindungannya terbatas dan kenyamanannya sering kurang optimal.
Banyak pengguna merasa longgar, sulit bernapas, atau harus menggigit terus agar tidak lepas. Stock mouthguard cocok untuk pemula, latihan ringan, atau penggunaan sementara. Akan tetapi kurang disarankan untuk sparring intens atau atlet serius.
2. Boil And Bite Mouthgurad
Boil and Bite Mouthguard adalah jenis pelindung gigi tinju yang paling umum digunakan, terutama oleh pemula hingga atlet tingkat menengah. Cara penggunaannya cukup sederhana: mouthguard direndam dalam air panas beberapa detik hingga lunak, lalu langsung digigit dan ditekan mengikuti bentuk gigi.
Proses ini membuat mouthguard menyesuaikan kontur rahang pemakai tanpa perlu cetakan khusus dari dokter gigi, sehingga praktis dan cepat dipakai. Dari sisi kenyamanan, boil and bite berada di level menengah.
Karena lebih nyaman dan stabil daripada stock mouthguard, meski masih kalah presisi dari custom mouthguard profesional. Untuk latihan tinju rutin, sparring ringan hingga menengah, Mouthguard jenis ini sudah cukup efektif melindungi gigi dan rahang dari benturan.
3. Custom Mouthguard
Custom mouthguard adalah pelindung gigi yang dibuat berdasarkan cetakan/scan gigi kamu, lalu diproduksi di lab (biasanya lewat dokter gigi) supaya fit-nya presisi. Gak longgar, nggak bulky, dan nggak bikin lo pengen copot tiap 30 detik.
Karena bentuknya “ngikutin” gigi dan bite kamu, custom mouthguard umumnya dianggap opsi dengan fit dan proteksi paling optimal dibanding tipe siap pakai, meski konsekuensinya: paling mahal dan butuh kunjungan ke klinik.
Custom Mouthguard lebih “nempel” saat kena impact dan lebih enak dipakai saat napas lagi ngos-ngosan. Studi sederhana pada boxer juga melaporkan tingkat kepuasan retensi/kenyamanan lebih tinggi pada mouthguard kustom dibanding boil-and-bite.
Baca Juga: 5 Perbedaan Boxing dan Kickboxing yang Perlu Pemula Tahu
Cara Memilih Pelindung Gigi Tinju yang Tepat
Kalau kamu latihan tinju tapi asal pilih pelindung gigi alias “yang penting ada”, langkah tersebut bisa sangat fatal. Karena Organisasi kedokteran gigi (ADA) menekankan mouthguard yang pas akan menurunkan risiko cedera gigi/orofacial.
Berikut beberapa langkah untuk memilih mouthguard yang tepat:
1. Pilih Ketebalan & Material
Material yang paling umum dan direkomendasikan untuk mouthguard olahraga adalah EVA, termasuk yang dibuat dengan teknik injeksi atau layering untuk heavy contact sports. Soal ketebalan: makin tebal biasanya makin bagus untuk shock absorption, tapi kamu harus mengorbankan kenyamanan.
Studi biomekanik pada custom-fitted mouthguards menunjukkan ketebalan memengaruhi shock absorption dan perpindahan saat mengalami benturan. Dalam konteks boxing, cari mouthguard yang cukup tebal tapi gak sampai bikin kamu ngos-ngosan saat menggunakannya.
Baca Juga: Kickboxing Adalah: Sejarah, Teknik Dasar, dan Manfaat
2. Kenyamanan Bernapas & Berbicara
Mouthguard yang bagus harus bisa bikin kamu napas normal dan ngomong singkat tanpa kesulitan. Masalah yang umum terjadi pada mouthguard murahan/stock, harus sering digigit biar stay. Nah, proses ini lumayan ganggu napas & bicara.
Academy for Sports Dentistry pernah menyorot stock guards bisa mengganggu breathing/speech dan proteksinya paling rendah.
3. Standar Keamanan & Sertifikasi
Agar sesusai standar usahan untuk memilih mouthguard dengan mengikuti panduan/rujukan profesional, seperti:
- ASTM F697 adalah standar praktik terkait perlindungan & pemakaian pelindung mulut.
- Academy for Sports Dentistry menekankan custom mouthguard yang dibuat dari FDA-approved materials dan sebaiknya diperiksa profesional untuk fit & fungsi.
Cara Menggunakan & Merawat Pelindung Gigi
Saat memasang pelindung gigi, pastikan tangan kamu bersih lalu bilas pelindungnya dengan air dingin/suhu ruang. Jika tipe custom atau boil-and-bite, posisikan rapat ke gigi atas (umumnya lebih aman dipakai di atas), tekan hingga “ngunci”, lalu gigit pelan supaya dudukannya stabil.
Pelindung yang benar itu nempel tanpa kamu harus menggigit terus. Cara tes cepatnya adalah kamu masih bisa bernapas normal dan ngomong tanpa rasa mau muntah. Karena kalau longgar, nyayat gusi, atau bikin kamu susah napas, itu tanda fit-nya salah atau ukurannya nggak cocok.
Setelah latihan, jangan jadi orang yang nyimpen mouthguard. Segera bilas, lalu bersihkan pakai sikat lembut & sabun ringan (atau cairan khusus mouthguard). Kemudian bilas lagi dan keringkan dengan udara sebelum disimpan.
Beli Mouthguard yang Aman Sekarang dan Jadi Lebih Pro dalam Tinju!
Pelindung gigi adalah investasi keselamatan yang harganya jauh lebih murah daripada perawatan gigi habis kena pukul. Sekali gigi retak atau copot, urusannya bisa makan biaya, waktu, dan bikin latihan berhenti total. Mulai sekarang, investasikanlah uang dan waktu untuk mendapatkan proteksi maksimal gigi kamu.
Pilih pelindung gigi sesuai kebutuhan & level latihan. Pemula masih bisa mulai dari yang basic tapi wajib fit. Sementara yang rutin sparring atau kompetisi harus mulai serius mempertimbangkan proteksi maksimal. Intinya, lebih baik mencegah daripada menyesal. Selamat berlatih Svargans!
