18 Nomor Olahraga Atletik yang Dipertandingkan di Olimpiade

By: The Republic of Svarga — min read
Daftar Isi

Olahraga atletik bukan hanya tentang siapa yang mampu berlari paling cepat. Cabang olahraga ini juga menguji kekuatan, daya ledak, koordinasi, keseimbangan, hingga daya tahan tubuh melalui berbagai jenis perlombaan.

Dalam Olimpiade, setiap nomor atletik memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri. Ada atlet yang berlomba mencapai garis finis terlebih dahulu, melompat sejauh atau setinggi mungkin, hingga melempar alat ke jarak terjauh untuk mendapatkan hasil terbaik.

Menariknya, beberapa nomor bahkan menggabungkan berbagai kemampuan fisik dalam satu kompetisi. Yuk, kenali 18 nomor olahraga atletik yang perlu kamu ketahui beserta karakteristik dan cara pertandingannya!

[[svrg_takeaways]]
title: Poin Penting:
- Olahraga atletik merupakan cabang olahraga| yang mengandalkan kemampuan dasar manusia, seperti berlari, melompat, melempar, dan berjalan.
- Nomor atletik Olimpiade| mencakup berbagai perlombaan lari, jalan cepat, maraton, lompat, lempar, dan gabungan.
- Nomor lari| meliputi sprint, jarak menengah, jarak jauh, lari gawang, steeplechase, dan estafet dengan jarak berbeda.
- Nomor gabungan seperti decathlon dan heptathlon| menguji kekuatan, kecepatan, ketahanan, serta keterampilan atlet dalam beberapa disiplin.
[[/svrg_takeaways]]

Apa Itu Olahraga Atletik?

Olahraga atletik merupakan cabang olahraga yang mengandalkan kemampuan dasar gerak manusia, seperti berlari, melompat, melempar, dan berjalan. Setiap gerakannya memiliki teknik serta aturan tersendiri yang menentukan bagaimana atlet bertanding dan memperoleh hasil terbaik.

Dalam kompetisi, atletik terbagi menjadi beberapa kelompok, yaitu nomor lintasan (track events), nomor lapangan (field events), dan nomor jalan raya (road events). Nomor lintasan mencakup berbagai perlombaan lari, sedangkan nomor lapangan terdiri dari kompetisi lompat dan lempar.

Atletik menjadi salah satu cabang olahraga utama dalam Olimpiade modern. Kompetisinya menguji berbagai kemampuan, mulai dari kecepatan dan kekuatan hingga koordinasi serta daya tahan tubuh. Oleh karena itu, setiap nomor membutuhkan persiapan fisik dan penguasaan teknik yang berbeda.

Nomor Olahraga Atletik yang Dipertandingkan di Olimpiade

18 Nomor Olahraga Atletik yang Dipertandingkan di Olimpiade

1. Lari Jarak Pendek (Sprint)

Lari jarak pendek atau sprint mengutamakan kecepatan maksimal untuk mencapai garis finis dalam waktu sesingkat mungkin. Atlet harus memiliki akselerasi tinggi dan mampu mempertahankan kecepatan selama perlombaan.

Nomor sprint Olimpiade meliputi 100 meter, 200 meter, dan 400 meter untuk putra maupun putri. Ketiganya membutuhkan kekuatan otot kaki, kecepatan reaksi, dan koordinasi tubuh.

2. Lari Jarak Menengah

Lari jarak menengah menggabungkan kecepatan dan daya tahan tubuh untuk menyelesaikan perlombaan. Atlet harus mengatur tenaga agar mampu mempertahankan performa hingga garis finis.

Nomor yang dipertandingkan di Olimpiade adalah 800 meter dan 1.500 meter. Ritme berlari, pengaturan pernapasan, serta strategi mengambil posisi menjadi faktor penting.

3. Lari Jarak Jauh

Lari jarak jauh mengutamakan daya tahan tubuh untuk menyelesaikan perlombaan dalam jarak panjang. Atlet harus mengelola energi dan menjaga kecepatan secara konsisten.

Nomor lari jarak jauh di lintasan Olimpiade mencakup 5.000 meter dan 10.000 meter untuk putra maupun putri. Stamina, kemampuan kardiovaskular, dan pengaturan tempo menjadi faktor penting.

Baca juga: Macam-Macam Lari dalam Atletik dan Penjelasannya

4. Lari Gawang

Lari gawang atau hurdles mengharuskan atlet melewati sejumlah rintangan dengan tinggi dan jarak tertentu. Atlet harus mempertahankan kecepatan sekaligus menjaga koordinasi saat melewati setiap gawang.

Nomor Olimpiade meliputi 110 meter gawang putra, 100 meter gawang putri, dan 400 meter gawang. Kecepatan, fleksibilitas, dan ritme langkah sangat menentukan keberhasilan atlet.

5. Lari Halang Rintang (Steeplechase)

Lari halang rintang atau steeplechase menggabungkan ketahanan jarak jauh dengan kemampuan melewati rintangan tetap dan rintangan air. Atlet harus menjaga stamina sekaligus mempertahankan momentum selama perlombaan.

Nomor 3.000 meter steeplechase dipertandingkan untuk putra maupun putri. Stamina, keseimbangan, koordinasi, dan teknik melompat dibutuhkan untuk melewati setiap rintangan.

6. Lari Estafet

Lari estafet merupakan nomor beregu yang mengharuskan beberapa pelari menyelesaikan perlombaan secara bergantian menggunakan tongkat. Setiap anggota tim harus menyerahkan tongkat kepada pelari berikutnya di zona pergantian.

Nomor estafet Olimpiade meliputi 4 x 100 meter dan 4 x 400 meter untuk putra maupun putri, serta estafet campuran 4 x 400 meter. Kecepatan individu, koordinasi tim, dan ketepatan pergantian tongkat menentukan hasil perlombaan.

Baca juga: Lintasan Lari Atletik: Ukuran, Bentuk, dan Jenis Nomornya

7. Lompat Jauh

Lompat jauh mengharuskan atlet melompat sejauh mungkin dari papan tolakan menuju bak pasir. Hasilnya diukur berdasarkan jarak antara garis tolakan dan bekas pendaratan terdekat.

Gerakan lompat jauh terdiri dari awalan, tolakan, melayang di udara, dan pendaratan. Kecepatan berlari, kekuatan kaki, serta koordinasi tubuh membantu menghasilkan lompatan maksimal.

8. Lompat Jangkit (Triple Jump)

Lompat jangkit atau triple jump mengharuskan atlet melakukan tiga gerakan berurutan sebelum mendarat di bak pasir. Ketiga fase tersebut adalah hop, step, dan jump.

Pada fase hop, atlet mendarat menggunakan kaki yang sama setelah bertolak. Selanjutnya, atlet melakukan step dengan kaki lainnya sebelum menyelesaikan lompatan melalui fase jump.

9. Lompat Tinggi

Lompat tinggi mengharuskan atlet melewati mistar pada ketinggian tertentu tanpa menjatuhkannya. Pemenang ditentukan berdasarkan ketinggian terbaik yang berhasil dilewati.

Salah satu teknik yang umum digunakan adalah Fosbury Flop, yaitu melewati mistar dengan posisi punggung menghadap ke bawah. Kecepatan awalan, kekuatan tolakan, dan koordinasi tubuh membantu menghasilkan lompatan optimal.

Baca juga: Perbedaan Lompat Jauh dan Lompat Galah, Mana Lebih Sulit?

10. Lompat Galah

Lompat galah atau pole vault menggunakan galah fleksibel untuk membantu atlet melewati mistar pada ketinggian tertentu. Galah dimanfaatkan untuk mengubah kecepatan lari menjadi gerakan vertikal.

Atlet berlari membawa galah, menancapkannya pada kotak tolakan, lalu mengayunkan tubuh melewati mistar. Nomor ini membutuhkan kekuatan tubuh bagian atas, kecepatan, keseimbangan, dan koordinasi.

11. Tolak Peluru

Tolak peluru mengharuskan atlet mendorong bola logam sejauh mungkin menggunakan satu tangan. Peluru ditolak dari dekat leher atau bahu, bukan dilempar seperti bola biasa.

Atlet melakukan tolakan dari dalam lingkaran yang telah ditentukan. Kekuatan otot lengan, bahu, kaki, serta koordinasi tubuh membantu menghasilkan jarak maksimal.

12. Lempar Cakram

Lempar cakram mengharuskan atlet melempar alat berbentuk piringan pipih sejauh mungkin. Gerakan putaran tubuh digunakan untuk menghasilkan momentum sebelum cakram dilepaskan.

Atlet melakukan putaran di dalam lingkaran lempar sebelum melepaskan cakram. Kekuatan, keseimbangan, dan koordinasi tubuh membantu menghasilkan lemparan yang optimal.

Baca juga: Perbedaan Lompat Jauh dan Lompat Jangkit untuk Pemula

13. Lempar Lembing

Lempar lembing menggunakan alat berbentuk tombak panjang yang harus dilempar sejauh mungkin. Atlet melakukan awalan berlari sebelum melepaskan lembing dengan teknik yang tepat.

Gerakannya meliputi awalan, langkah persiapan, posisi melempar, dan pelepasan lembing. Kecepatan, kekuatan bahu, koordinasi tubuh, serta sudut pelepasan memengaruhi jarak lemparan.

14. Lontar Martil

Lontar martil atau hammer throw menggunakan bola logam yang terhubung dengan kawat dan pegangan. Atlet mengayunkan serta memutar alat tersebut sebelum melepaskannya sejauh mungkin.

Atlet melakukan beberapa putaran tubuh di dalam lingkaran untuk menghasilkan momentum. Kekuatan otot, keseimbangan, dan kontrol gerakan dibutuhkan agar lemparan mencapai jarak optimal.

15. Jalan Cepat

Jalan cepat atau race walking mengharuskan atlet berjalan secepat mungkin tanpa melanggar aturan teknik. Salah satu kaki harus selalu terlihat bersentuhan dengan tanah selama perlombaan.

Selain itu, kaki depan harus tetap lurus sejak pertama kali menyentuh tanah hingga posisi tubuh melewatinya. Nomor ini membutuhkan daya tahan, kekuatan kaki, koordinasi, dan konsistensi gerakan.

Baca juga: 10 Atlet Marathon Terbaik Sepanjang Sejarah & Rekornya!

16. Lari Maraton

Lari maraton merupakan nomor atletik jarak jauh dengan jarak resmi 42,195 kilometer. Perlombaan ini umumnya diselenggarakan di jalan raya dengan rute yang telah ditentukan.

Maraton menguji daya tahan fisik dan kemampuan atlet mengelola energi sepanjang perlombaan. Pengaturan kecepatan, stamina, dan strategi menjadi faktor penting untuk menyelesaikan seluruh jarak.

17. Dasalomba (Decathlon)

Dasalomba atau decathlon merupakan kompetisi atletik gabungan yang terdiri dari sepuluh nomor berbeda. Kompetisi ini umumnya berlangsung selama dua hari dan menguji kecepatan, kekuatan, serta daya tahan atlet.

Sepuluh nomor dalam dasalomba meliputi lari 100 meter, lompat jauh, tolak peluru, lompat tinggi, lari 400 meter, lari 110 meter gawang, lempar cakram, lompat galah, lempar lembing, dan lari 1.500 meter. Pemenang ditentukan berdasarkan akumulasi poin dari seluruh nomor yang diikuti.

18. Saptalomba (Heptathlon)

Saptalomba atau heptathlon merupakan kompetisi atletik gabungan yang terdiri dari tujuh nomor. Kompetisi ini umumnya berlangsung selama dua hari dan menguji kecepatan, kekuatan, kelincahan, serta daya tahan tubuh.

Tujuh nomor saptalomba Olimpiade meliputi lari 100 meter gawang, lompat tinggi, tolak peluru, lari 200 meter, lompat jauh, lempar lembing, dan lari 800 meter. Pemenang ditentukan berdasarkan akumulasi poin dari seluruh nomor yang diikuti.

Baca juga: 10 Atlet Lari Tercepat di Dunia Sepanjang Masa dan Rekornya

Kategori Nomor Atletik di Olimpiade

Selain memahami 18 nomor olahraga atletik yang dipertandingkan di Olimpiade, kamu juga perlu mengetahui pengelompokan setiap nomor berdasarkan karakteristik perlombaannya. Secara umum, nomor-nomor tersebut terbagi menjadi enam kategori utama berikut:

Kategori

Nomor yang Termasuk

Karakteristik Utama

Nomor Lintasan

Lari jarak pendek, menengah, jauh, estafet, lari gawang dan steeplechase

Mengutamakan kecepatan, stamina, dan strategi, serta kemampuan melewati rintangan.

Nomor Lapangan (Lompat)

Lompat jauh, lompat jangkit, lompat tinggi, dan lompat galah

Menguji kemampuan mencapai jarak atau ketinggian maksimal.

Nomor Lapangan (Lempar)

Tolak peluru, lempar cakram, lempar lembing, dan lontar martil

Mengutamakan kekuatan dan teknik untuk menghasilkan lemparan sejauh mungkin.

Nomor Jalan Raya

Jalan cepat dan lari maraton

Menguji daya tahan tubuh dalam perlombaan jarak jauh.

Nomor Gabungan

Dasalomba (decathlon) dan saptalomba (heptathlon)

Menggabungkan beberapa disiplin dengan penilaian berdasarkan akumulasi poin.

Baca juga: 70+ Istilah dalam Lari dari Dasar hingga Profesional

Rekomendasi Perlengkapan untuk Mendukung Latihan Atletik


Latihan atletik membutuhkan perlengkapan yang sesuai untuk menunjang kecepatan, daya tahan, kelincahan, dan koordinasi tubuh. Dua jenis perlengkapan yang dapat mendukung latihan ini adalah alat running dan agility.

SVRG menyediakan koleksi perlengkapan running untuk menunjang aktivitas lari serta peralatan agility untuk melatih kecepatan perubahan arah, keseimbangan, dan koordinasi gerakan. Keduanya dapat dimanfaatkan sebagai pelengkap latihan atletik, baik secara mandiri maupun dalam program latihan terstruktur.

Untuk latihan lari, kamu bisa memanfaatkan perlengkapan seperti running parachute, weighted vest, skipping rope, dan treadmill. Sementara itu, agility ladder, agility cone, agility hurdle, dan agility ring dapat digunakan untuk melatih kelincahan, koordinasi kaki, serta kecepatan perubahan arah.

Lengkapi kebutuhan latihanmu dengan mengeksplorasi koleksi Running SVRG dan perlengkapan Agility & Conditioning SVRG. Pilih peralatan yang sesuai dengan tujuan latihan untuk membantu meningkatkan kecepatan, daya tahan, dan kelincahan tubuh.

Baca juga: Rekomendasi Perlengkapan Lari yang Wajib Dimiliki Pemula

Kenali Nomor Atletik untuk Memahami Kompetisi Olimpiade

Nomor olahraga atletik memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda, mulai dari kecepatan dalam sprint, daya tahan pada maraton, hingga kekuatan dalam nomor lempar. Setiap disiplin juga membutuhkan kombinasi teknik dan kemampuan fisik agar atlet dapat memperoleh hasil terbaik.

Memahami berbagai nomor tersebut bisa membantu kamu menikmati kompetisi Olimpiade sekaligus mengenali kemampuan yang dibutuhkan dalam setiap perlombaan. Kamu juga bisa mulai mengembangkan kebugaran melalui latihan kekuatan, daya tahan, dan koordinasi secara konsisten.

Agar rutinitas olahraga terasa lebih nyaman, pastikan kamu menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan kebutuhan latihan. Temukan berbagai pilihan fitness equipment, alat latihan kekuatan, dan perlengkapan olahraga lainnya melalui koleksi running equipment terbaik dari SVRG untuk mendukung aktivitas kebugaranmu.

[[svrg_faq]]
title: FAQ tentang Olahraga Atletik
- q: Ada berapa nomor atletik di Olimpiade?
a: Program atletik Olimpiade Los Angeles 2028 (LA28) mencakup 48 nomor medali. Jumlah tersebut terdiri dari 23 nomor putra, 23 nomor putri, dan 2 nomor campuran.
- q: Apa nomor lari tercepat dalam atletik?
a: Lari 100 meter merupakan nomor sprint terpendek dalam program atletik Olimpiade. Perlombaan ini sering menjadi sorotan karena mempertemukan para pelari dengan kecepatan tertinggi.
- q: Apa perbedaan nomor lintasan dan lapangan?
a: Nomor lintasan (track events) mencakup berbagai perlombaan lari yang dilakukan di lintasan atletik. Sementara itu, nomor lapangan (field events) meliputi kompetisi lompat dan lempar.
- q: Apakah maraton termasuk cabang atletik Olimpiade?
a: Ya, maraton merupakan salah satu nomor dalam cabang olahraga atletik Olimpiade. Perlombaan ini memiliki jarak resmi 42,195 kilometer dan umumnya diselenggarakan di jalan raya.
- q: Apa saja nomor lompat dan lempar dalam atletik?
a: Nomor lompat terdiri dari lompat jauh, lompat jangkit, lompat tinggi, dan lompat galah. Sementara itu, nomor lempar mencakup tolak peluru, lempar cakram, lempar lembing, dan lontar martil.
[[/svrg_faq]] 

Kenapa Pilih SVRG?

Benefit yang mendukung pengalaman belanja dan latihan bersama SVRG.

Garansi ResmiPerlindungan produk sesuai ketentuan SVRG.
Kualitas TerujiEquipment untuk kebutuhan latihan dari rumah hingga komersial.
Support & KonsultasiTim SVRG membantu sebelum dan sesudah pembelian.
Pengiriman IndonesiaPengiriman produk ke berbagai wilayah Indonesia.
Apakah artikel ini membantu? Feedback kamu membantu kami meningkatkan kualitas konten SVRG.