Peraturan Tenis Lapangan yang Wajib Dipahami Pemula

By: The Republic of Svarga — min read
Daftar Isi

Banyak pemain pemula mengira kemenangan dalam tenis ditentukan oleh servis atau pukulan yang keras. Padahal, tidak sedikit poin hilang karena pemain belum memahami peraturan tenis lapangan. Kesalahan sederhana seperti salah posisi servis atau keliru menentukan bola masuk bisa langsung merugikan.

Memahami peraturan tenis lapangan membuat permainan lebih lancar dan mengurangi kebingungan saat bertanding. Kamu akan tahu cara menghitung skor, aturan servis, hingga kondisi yang membuat pemain kehilangan poin.

Sayangnya, aturan tenis tidak cukup dipahami hanya dengan menghafal skor 15, 30, dan 40. Masih ada tie-break, foot fault, serta berbagai pelanggaran saat rally yang sering membuat pemula keliru. Yuk, pelajari aturan dasarnya agar kamu lebih percaya diri setiap kali bermain.

[[svrg_takeaways]]
title: Poin Penting yang Harus Dipahami:
- Peraturan tenis lapangan| mengatur servis, sistem skor, pelanggaran, serta jalannya pertandingan dari awal hingga akhir.
- Sistem skor tenis| terdiri dari poin, game, set, hingga match untuk menentukan pemenang pertandingan.
- Bola yang menyentuh garis| tetap dianggap masuk sehingga permainan dapat terus berlanjut tanpa dihentikan wasit.
- Double fault, foot fault, dan menyentuh net| merupakan pelanggaran yang menyebabkan pemain kehilangan satu poin.
[[/svrg_takeaways]]

Mengapa Mengetahui Peraturan Tenis Lapangan itu Penting?

Memahami peraturan tenis lapangan membantu kamu mengikuti permainan tanpa terus bertanya setelah setiap pukulan. Kamu akan mengetahui kapan poin dimulai, kapan rally berakhir, dan siapa yang mendapat giliran servis.

Pengetahuan tersebut juga mengurangi perselisihan. Ketika kedua pemain memahami aturan yang sama, keputusan tidak ditentukan oleh siapa yang berbicara paling keras atau paling percaya diri.

Salah satu contoh yang sering terjadi adalah bola menyentuh garis. Beberapa pemula langsung menyebutnya keluar, padahal garis merupakan bagian dari area lapangan sehingga bola tersebut tetap dianggap masuk.

Memahami aturan juga membuat latihan lebih terarah. Kamu tidak hanya belajar memukul forehand atau backhand, tetapi juga memahami cara menggunakan teknik tersebut dalam situasi pertandingan.

Perlu diingat bahwa beberapa pertandingan menggunakan format berbeda, seperti no-ad scoring, short set, atau match tie-break. Karena itu, tanyakan format yang digunakan sebelum pertandingan dimulai agar tidak terjadi kebingungan saat skor mulai ketat.

Baca juga: Tenis Lapangan: Manfaat, Aturan, dan Teknik Dasar

Apa Saja Peraturan Dasar Tenis Lapangan

Peraturan Tenis Lapangan yang Wajib Dipahami Pemula

1. Tujuan Permainan Tenis Lapangan

Tujuan permainan tenis adalah mengembalikan bola ke area permainan lawan agar tidak dapat dikembalikan secara sah. Bola harus dipukul sebelum memantul dua kali di lapangan sendiri.

Pemain memperoleh poin ketika lawan memukul bola keluar, gagal mengembalikannya, melakukan double fault, atau menyentuh net saat rally berlangsung. Setiap kesalahan tersebut langsung mengakhiri poin.

Kemenangan dalam tenis diraih secara bertahap melalui poin, game, set, hingga match. Karena itu, pemain perlu memahami sistem pertandingan, bukan hanya mengandalkan teknik pukulan.

2. Sistem Pertandingan Tunggal dan Ganda

Pertandingan tenis terdiri dari nomor tunggal dan ganda. Tunggal dimainkan oleh dua pemain, sedangkan ganda dimainkan oleh dua pasangan.

Perbedaan utamanya terletak pada area permainan. Nomor ganda menggunakan doubles alley, sedangkan area tersebut dianggap keluar dalam pertandingan tunggal.

Pada pertandingan ganda, setiap tim menentukan urutan server dan penerima servis sebelum set dimulai. Urutan tersebut tetap digunakan selama set berlangsung.

3. Aturan Memulai Permainan dengan Servis

Sebelum pertandingan dimulai, pemain melakukan undian untuk menentukan server, receiver, atau pilihan sisi lapangan. Pemenang undian dapat memilih salah satunya atau menyerahkan pilihan kepada lawan.

Setiap poin diawali dengan servis dari belakang baseline menuju service box lawan secara diagonal. Servis harus masuk ke kotak servis yang benar agar dinyatakan sah.

Servis pertama dilakukan dari sisi kanan lapangan, kemudian bergantian ke sisi kiri pada poin berikutnya. Pergantian sisi servis terus berlangsung hingga game selesai.

4. Kapan Pemain Dinyatakan Menang?

Pemain memenangkan satu game setelah memperoleh sedikitnya empat poin dengan selisih dua poin. Jika skor menjadi deuce, permainan berlanjut hingga ada keunggulan dua poin.

Satu set biasanya dimenangkan setelah meraih enam game dengan selisih minimal dua game. Jika skor mencapai 6–6, set ditentukan melalui tie-break.

Dalam format best of three, pemain yang lebih dahulu memenangkan dua set dinyatakan sebagai pemenang pertandingan. Sistem ini merupakan format yang paling umum digunakan dalam tenis.

Baca juga: Panduan Ukuran Lapangan Tenis Sesuai Aturan Resmi ITF

Peraturan Tenis Lapangan dalam Pertandingan

1. Aturan Skor dan Perhitungan Poin

Skor dalam satu game tenis dihitung dengan urutan love, 15, 30, dan 40. Love berarti nol, sedangkan poin pertama, kedua, dan ketiga berturut-turut bernilai 15, 30, dan 40.

Pemain memenangkan game jika meraih poin setelah skor 40, selama lawan belum mencapai 40. Apabila kedua pemain sama-sama memiliki 40, kondisi tersebut disebut deuce dan salah satu pemain harus unggul dua poin berturut-turut untuk mengambil game.

Jika set berakhir imbang 6–6, pertandingan dilanjutkan dengan tie-break. Tie-break menggunakan angka biasa, dan pemain pertama yang mencapai tujuh poin dengan selisih minimal dua poin dinyatakan sebagai pemenang.

2. Peraturan Servis yang Harus Dipatuhi

Setiap poin diawali dengan servis dari belakang baseline menuju service box lawan secara diagonal. Server tidak boleh menginjak baseline atau masuk ke lapangan sebelum bola dipukul karena akan dianggap foot fault.

Pemain memiliki dua kesempatan untuk melakukan servis pada setiap poin. Jika servis pertama gagal, pemain masih boleh melakukan servis kedua tanpa kehilangan poin.

Servis dinyatakan fault apabila bola tidak masuk ke service box yang benar, gagal melewati net, atau server tidak mengenai bola saat mencoba memukulnya. Jika kedua servis gagal, pemain melakukan double fault dan otomatis kehilangan poin.

3. Pelanggaran yang Sering Terjadi dalam Tenis Lapangan

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah double fault dan foot fault saat melakukan servis. Kedua pelanggaran tersebut langsung memberikan poin kepada lawan.

Selama rally berlangsung, pemain juga kehilangan poin jika bola memantul dua kali sebelum dikembalikan atau mengenai tubuh maupun pakaian. Selain itu, pemain tidak boleh menyentuh net menggunakan tubuh, raket, atau perlengkapan saat bola masih dimainkan.

Pelanggaran lain meliputi memukul bola sebelum melewati net, memukul bola dua kali, atau sengaja menangkap bola sebelum menyentuh lapangan. Dalam pertandingan ganda, bola juga tidak boleh disentuh bergantian oleh kedua anggota tim dalam satu kali pengembalian.

4. Aturan saat Permainan Berlangsung

Rally dimulai setelah servis yang sah dipukul dan berlanjut hingga salah satu pemain gagal melakukan pengembalian. Bola yang menyentuh garis tetap dianggap masuk sehingga permainan harus diteruskan.

Saat rally, bola yang menyentuh net tetap sah selama berhasil melewati net dan jatuh di area permainan lawan. Pemain boleh memukul bola sebelum memantul atau setelah satu pantulan, tetapi kehilangan poin jika bola memantul dua kali.

Pemain bertukar sisi lapangan setelah game pertama, game ketiga, dan setiap game ganjil berikutnya. Dalam tie-break, pergantian sisi dilakukan setiap enam poin untuk menjaga keseimbangan kondisi pertandingan.

Banner promosi SVRG Clearance Sale menampilkan berbagai produk olahraga seperti treadmill, raket padel, bola, kaus, dan aksesoris fitness.

Pahami Aturan Tenis Lapangan dan Bermain Lebih Percaya Diri


Memahami peraturan tenis lapangan membantumu bermain lebih percaya diri, mulai dari menghitung skor, melakukan servis, hingga menghindari pelanggaran. Dengan memahami aturan dasar, setiap pertandingan dapat berjalan lebih lancar dan menyenangkan.

Kemampuan tersebut tidak terbentuk dalam satu kali latihan. Semakin sering kamu menerapkan aturan saat bermain, semakin mudah mengambil keputusan di lapangan, apalagi jika didukung perlengkapan yang nyaman agar tetap fokus sepanjang pertandingan.

Untuk mendukung permainan yang lebih optimal, SVRG menyediakan perlengkapan olahraga berkualitas yang digunakan saat latihan. Temukan grip tape, kinesio tape, dan racket protector yang sesuai dengan kebutuhanmu dan nikmati setiap permainan dengan persiapan yang lebih maksimal.

[[svrg_faq]]
title: FAQ Seputar Peraturan Tenis Lapangan
- q: Berapa kali bola boleh memantul dalam tenis lapangan?
a: Dalam tenis standar, bola hanya boleh memantul satu kali sebelum dikembalikan. Pemain kehilangan poin jika bola memantul dua kali.
- q: Berapa kali pemain mendapat kesempatan servis?
a: Pemain memperoleh first service dan second service. Jika keduanya gagal, pemain melakukan double fault dan kehilangan poin.
- q: Apakah bola tenis yang mengenai garis dianggap masuk?
a: Ya, bola yang menyentuh bagian mana pun dari garis tetap dianggap masuk. Garis termasuk bagian dari area lapangan yang dibatasinya.
- q: Apa yang terjadi ketika skor tenis mencapai 40–40?
a: Skor 40–40 disebut deuce. Pemain harus memenangkan dua poin berturut-turut untuk mengambil game.
- q: Kapan pemain tenis bertukar sisi lapangan?
a: Pemain bertukar sisi setelah game pertama, game ketiga, dan setiap game ganjil berikutnya. Dalam tie-break, pergantian dilakukan setelah setiap enam poin.
[[/svrg_faq]]

Kenapa Pilih SVRG?

Benefit yang mendukung pengalaman belanja dan latihan bersama SVRG.

Garansi ResmiPerlindungan produk sesuai ketentuan SVRG.
Kualitas TerujiEquipment untuk kebutuhan latihan dari rumah hingga komersial.
Support & KonsultasiTim SVRG membantu sebelum dan sesudah pembelian.
Pengiriman IndonesiaPengiriman produk ke berbagai wilayah Indonesia.
Apakah artikel ini membantu? Feedback kamu membantu kami meningkatkan kualitas konten SVRG.