Berapa Kebutuhan Protein Harian Kamu?

By: The Republic of Svarga — min read
Daftar Isi

Mengetahui kalori maintenance membantu kamu menjaga keseimbangan energi, tetapi jumlah kalori bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Komposisi nutrisi tetap penting, termasuk protein sebagai salah satu macronutrients utama.

Protein berperan dalam pemeliharaan jaringan tubuh dan massa otot, serta dapat membantu meningkatkan rasa kenyang sehingga pola makan lebih mudah dikontrol. Kamu tetap bisa menghitung kebutuhan protein harian (daily protein intake) tanpa mengetahui TDEE terlebih dahulu.

Karena kebutuhan protein bisa kita perkirakan hanya bermodalkan berat badan, aktivitas, dan tujuan. Namun, mengetahui kebutuhan energi akan membantu kamu menyusun pola makan secara lebih utuh. Jadi, setelah mengetahui kebutuhan kalori maintenance, langkah berikutnya adalah menentukan berapa gram protein yang perlu kamu konsumsi setiap hari.

[[svrg_takeaways]]
title: Poin Penting
- Protein berperan dalam pemeliharaan jaringan tubuh| sehingga fungsinya tidak terbatas pada pembentukan dan pertumbuhan massa otot.
- Kebutuhan protein dapat dihitung berdasarkan berat badan| dengan mengalikan berat badan dalam kilogram dengan rekomendasi protein sesuai tingkat aktivitas dan tujuan.
- Aktivitas minimal membutuhkan protein sekitar 0,8–1,0 gram/kg| sebagai acuan umum untuk memenuhi kebutuhan protein harian orang dewasa.
- Perhitungan protein dapat digunakan untuk membangun kebiasaan| setelah memahami porsi dan sumber protein, pola makan dapat dibuat lebih intuitif tanpa harus terus menghitung setiap makanan.
- Sebarkan asupan protein sepanjang hari| dengan memasukkan sumber protein pada setiap waktu makan daripada menumpuk sebagian besar kebutuhan dalam satu porsi.
[[/svrg_takeaways]]

Kenapa Tubuh Membutuhkan Protein Setiap Hari?

Protein menyediakan asam amino yang digunakan untuk memelihara massa otot serta membentuk dan memperbaiki berbagai jaringan tubuh. Protein juga berperan dalam pembentukan enzim dan hormon tertentu yang mendukung berbagai fungsi tubuh.

Selain itu, konsumsi protein dapat membantu meningkatkan rasa kenyang sehingga lebih mudah mengatur pola makan sehari-hari. Kebutuhan protein bukan hanya penting bagi orang yang sedang muscle gain, bulking, atau rutin nge-gym.

[[svrg_product url="https://svrg.id/products/svrg-kurote-gym-gloves-sarung-tangan-gym-anti-slip-breathable-pad-tebal"]]

Tubuh tetap membutuhkan protein untuk muscle maintenance dan pemeliharaan jaringan meskipun Anda tidak sedang berusaha menambah massa otot.

Karena itu, memenuhi kebutuhan protein harian merupakan bagian dari pola makan yang seimbang, bukan sekadar strategi untuk membentuk otot.

Bagaimana Cara Menghitung Kebutuhan Protein Berdasarkan Berat Badan?

Cara paling sederhana untuk menghitung kebutuhan protein harian adalah menggunakan rumus berat badan (kg) × rasio kebutuhan protein (g/kg) = kebutuhan protein per hari (gram). Rasio protein yang digunakan dapat berbeda tergantung tujuan, tingkat aktivitas, dan kondisi kamu.

Perhitungan Kebutuhan Berdasarkan Intensitas Aktivitas

Cara menghitung kebutuhan protein berdasarkan berat badan cukup sederhana: kalikan berat badan (kg) dengan kebutuhan protein sesuai tingkat aktivitas. 

Untuk orang dengan aktivitas fisik minimal atau sedentary, kisaran 0,8–1,0 gram/kg berat badan per hari dapat digunakan sebagai acuan umum.

Sementara itu, orang yang rutin melakukan olahraga endurance seperti lari jarak jauh atau trail running dapat membutuhkan sekitar 1,2–1,4 gram/kg per hari untuk mendukung pemulihan dan adaptasi latihan.

Kebutuhan protein cenderung lebih tinggi jika kamu rutin melakukan latihan beban dan ingin membangun massa otot. Rentang 1,6–2,2 gram/kg berat badan per hari dapat menjadi acuan praktis untuk mendukung hipertrofi. 

Sebagai contoh, jika berat badan kamu 70 kg, targetnya sekitar 112–154 gram protein per hari. Tidak harus langsung memilih angka tertinggi; sesuaikan dengan intensitas latihan, total kalori, pola makan, dan target yang realistis untuk dijalankan secara konsisten.

Baca Juga: Apa Itu Kalori Maintenance dan Bagaimana Menentukannya?

Perlukah Menghitung Protein Setiap Hari?

Menghitung protein setiap hari tidak harus dilakukan selamanya. Tracking protein selama beberapa hari di awal bisa membantu kamu memahami kandungan protein dari makanan yang biasa dikonsumsi.

Selain itu, kamu juga bisa mengenali porsi yang sesuai, dan mengetahui makanan mana yang paling mudah membantu mencapai target harian. Setelah mulai terbiasa, kamu tidak perlu terus bergantung pada angka di setiap waktu makan.

Selanjutnya, ubah kebiasaan dari menghitung menjadi mengenali pola. Cara paling sederhana adalah memastikan setiap makan utama memiliki sumber protein dengan porsi yang sesuai kebutuhan. 

Seiring waktu, kamu akan bergerak dari menghitung protein, mengenali porsi, hingga akhirnya memiliki rutinitas makan yang lebih intuitif. Untuk menjaga berat badan dalam jangka panjang, pola yang konsisten dan mudah dipertahankan lebih penting daripada tracking permanen.

Baca Juga: Berapa Frekuensi Latihan untuk Muscle Gain dalam Seminggu?

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Memenuhi Kebutuhan Protein

Memenuhi kebutuhan protein bukan sekadar mengejar angka gram setiap hari. Kebutuhan setiap orang berbeda dan protein tetap perlu menjadi bagian dari pola makan yang seimbang serta realistis untuk dijalankan dalam jangka panjang. Beberapa kesalahan justru bisa membuat strategi makan terasa lebih rumit dari yang seharusnya.

  1. Menganggap kebutuhan protein semua orang sama.

  2. Hanya mengonsumsi protein setelah olahraga.

  3. Menumpuk hampir semua protein dalam satu waktu makan.

  4. Menganggap protein shake wajib.

  5. Mengejar protein tetapi mengabaikan nutrisi lain.

  6. Terlalu sibuk menghitung setiap gram protein.

Banner promosi SVRG Clearance Sale menampilkan berbagai produk olahraga seperti treadmill, raket padel, bola, kaus, dan aksesoris fitness.

Mulai Penuhi Kebutuhan Protein Tanpa Bikin Pusing

Memenuhi kebutuhan protein harian tidak seharusnya menjadi beban atau hitung-hitungan matematis yang membuatmu stres setiap kali akan makan. 

Jadikan panduan angka dan rasio di atas sebagai garis start untuk membantu kamu mulai mengenali porsi yang pas sesuai dengan rutinitas dan tujuan fisikmu. Fokuslah pada membangun kebiasaan makan yang konsisten, seimbang, dan realistis untuk dijalankan dalam jangka panjang. 

Kamu bisa memulainya dengan langkah kecil, seperti memastikan selalu ada sumber protein berkualitas di setiap piring makan utamamu. Seiring berjalannya waktu, kamu akan semakin terbiasa, lebih intuitif dalam mengatur porsi, dan tidak perlu lagi terlalu bergantung pada aplikasi tracking.

[[svrg_faq]]
title: Pertanyaan Seputar Defisit Kalori

- q: Apakah defisit kalori berarti saya harus berhenti makan nasi?
a: Tidak. Anda tetap bisa mengonsumsi nasi atau sumber karbohidrat favorit lainnya.
a: Kuncinya adalah mengatur porsi agar total asupan kalori harian tetap sesuai dengan target defisit.

- q: Berapa lama hasil defisit kalori biasanya mulai terlihat?
a: Perubahan berat badan dapat mulai terlihat dalam beberapa minggu jika defisit kalori dilakukan secara konsisten.
a: Pantau tren berat badan dan asupan secara berkala karena perubahan harian juga dapat dipengaruhi oleh cairan tubuh dan faktor lainnya.

- q: Apakah boleh melakukan defisit kalori tanpa berolahraga?
a: Bisa. Defisit energi tetap menjadi faktor utama yang mendorong penurunan berat badan.
a: Namun, mengombinasikannya dengan olahraga, terutama latihan beban, dapat membantu mempertahankan massa otot dan kebugaran selama proses penurunan berat badan.

- q: Mengapa berat badan saya berhenti turun padahal sudah defisit kalori?
a: Seiring penurunan berat badan, kebutuhan energi harian dapat ikut berubah sehingga defisit yang sebelumnya efektif menjadi lebih kecil.
a: Evaluasi kembali tren berat badan, asupan makanan, tingkat aktivitas, dan kebutuhan TDEE untuk menentukan apakah target kalori perlu disesuaikan.
[[/svrg_faq]]

Kenapa Pilih SVRG?

Benefit yang mendukung pengalaman belanja dan latihan bersama SVRG.

Garansi ResmiPerlindungan produk sesuai ketentuan SVRG.
Kualitas TerujiEquipment untuk kebutuhan latihan dari rumah hingga komersial.
Support & KonsultasiTim SVRG membantu sebelum dan sesudah pembelian.
Pengiriman IndonesiaPengiriman produk ke berbagai wilayah Indonesia.
Apakah artikel ini membantu? Feedback kamu membantu kami meningkatkan kualitas konten SVRG.