BerandaCommercial BlogStudio Pilates
Studio Pilates

Reformer Pilates vs Mat Pilates: Mana yang Menguntungkan?

Diperbarui: 02/06/2026 Diterbitkan: 02/06/2026
Ditulis oleh The Republic of Svarga
Reformer Pilates vs Mat Pilates: Mana yang Menguntungkan?

Popularitas Pilates terus meningkat karena market fitness mulai mencari latihan yang lebih low impact, premium, dan berbasis experience. Tren ini membuka peluang bisnis baru, terutama untuk menarik segmen member yang mencari latihan terstruktur, personal, dan tidak terlalu ramai seperti gym konvensional.

Karena itu, banyak fasilitas fitness mulai mempertimbangkan kelas Pilates sebagai bagian dari strategi diferensiasi, baik dalam bentuk boutique fitness, kelas tambahan di gym, maupun studio khusus Pilates.

Artikel ini akan membahas perbandingan Reformer Pilates dan Mat Pilates dari sisi investasi awal, kebutuhan ruang, operasional, positioning bisnis, hingga potensi keuntungan untuk membantu Anda memilih setup yang paling sesuai.

Apa Itu Reformer Pilates dan Mat Pilates?

1. Reformer Pilates

Reformer Pilates adalah jenis latihan Pilates yang menggunakan mesin reformer, yaitu alat dengan carriage bergerak, pegas, tali, dan footbar untuk menciptakan resistance saat latihan. 

Reformer Pilates terasa lebih terarah karena setiap gerakan dibantu sekaligus ditantang oleh sistem resistance pada alat. Latihan ini fokus pada kontrol gerakan, postur, core stability, fleksibilitas, dan kekuatan otot tanpa harus menggunakan beban berat.

Karena membutuhkan equipment khusus, instruktur, dan setup studio yang lebih rapi, reformer Pilates sering identik dengan studio premium dan menjadi pilihan menarik untuk bisnis fitness yang ingin menawarkan experience latihan eksklusif.

2. Mat Pilates

Mat Pilates adalah jenis latihan pilates yang menggunakan matras sebagai alat utama, tanpa membutuhkan mesin besar seperti reformer. Latihan ini lebih fleksibel, mudah dijalankan, dan cocok untuk studio yang ingin membuka kelas dengan kapasitas lebih besar karena setup ruangnya lebih sederhana.

Meski terlihat minimalis, Mat Pilates tetap efektif untuk melatih core strength, kontrol tubuh, fleksibilitas, postur, dan stabilitas.

Bagi bisnis studio, format ini bisa menjadi pilihan yang efisien karena kebutuhan equipment lebih ringan, flow kelas lebih mudah diatur, dan jumlah peserta bisa disesuaikan dengan ukuran ruangan.

Baca Juga: Kesalahan Memilih Flooring untuk Functional Training Area

Perbandingan Investasi Awal & Potensi Pendapatan

Aspek Reformer Pilates Mat Pilates
1 Investasi Awal
💰 Investasi Utama Membutuhkan mesin reformer sebagai aset utama studio. Membutuhkan matras dan perlengkapan pendukung yang lebih sederhana.
📊 Modal Awal Lebih tinggi karena setiap peserta membutuhkan unit reformer. Lebih rendah, sehingga lebih ramah untuk bisnis yang baru mulai.
📐 Kebutuhan Ruang Butuh area lebih besar untuk alat, jarak antar mesin, dan flow latihan. Lebih fleksibel karena kapasitas kelas bisa disesuaikan dengan luas ruangan.
🛠 Setup Operasional Perlu instalasi, maintenance alat, dan kontrol penggunaan mesin. Setup lebih cepat, ringan, dan mudah dikembangkan bertahap.
2 Potensi Revenue
🏷 Estimasi Harga Kelas ±Rp188.000–Rp385.000 per sesi/orang. ±Rp100.000–Rp250.000 per sesi/orang.
👥 Kapasitas Kelas Biasanya 6–10 peserta per kelas karena terbatas jumlah mesin. Bisa 12–20 peserta per kelas, tergantung luas studio dan layout.
💸 Gross Revenue per Kelas ±Rp1,1 juta–Rp3,8 juta per kelas. ±Rp1,2 juta–Rp5 juta per kelas.
🎯 Estimasi Net Profit Margin Benchmark studio stabil: ±15–25%, jika okupansi alat dan recurring member kuat. Target konservatif: ±10–20%, karena ticket size lebih rendah tetapi modal awal lebih ringan.
🏆 Karakter Bisnis Lebih cocok untuk studio premium, private session, dan high-value client. Lebih cocok untuk volume class, membership model, dan market entry yang lebih cepat.
Ringkasnya, Mat Pilates lebih ringan untuk memulai bisnis karena modal awal lebih rendah. Reformer Pilates membutuhkan investasi lebih besar, tetapi punya peluang revenue per member yang lebih tinggi jika studio mampu menjaga okupansi kelas.
Catatan: angka di atas adalah estimasi benchmark pasar dan bukan profit pasti. Margin akhir tetap dipengaruhi biaya sewa, gaji instruktur, okupansi kelas, harga paket, dan biaya operasional studio.

Biaya Operasional yang Perlu Dipertimbangkan

1. Maintenance Equipment

Reformer Pilates biasanya membutuhkan perawatan berkala, mulai dari pengecekan roda, pulley, spring, hingga upholstery, terutama jika alat digunakan intensif setiap hari. Semakin banyak mesin reformer yang dimiliki, semakin besar pula anggaran servis dan perawatan yang perlu disiapkan agar umur pakai alat tetap panjang.

Sebaliknya, Mat Pilates memiliki biaya maintenance yang lebih rendah karena umumnya hanya perlu mengganti matras, resistance band, atau aksesori kecil yang sudah mulai aus. 

Karena itu, jika Anda baru memulai bisnis studio dengan budget operasional terbatas, Mat Pilates bisa lebih ringan dari sisi perawatan, sementara Reformer Pilates membutuhkan perencanaan maintenance yang lebih matang.

2. Biaya Instruktur

Biaya instruktur menjadi salah satu komponen operasional yang perlu Anda hitung sejak awal saat membandingkan Reformer Pilates dan Mat Pilates. Reformer Pilates umumnya membutuhkan instruktur dengan sertifikasi lebih spesifik, tarif lebih tinggi, dan rasio peserta lebih kecil karena kelas sering berbentuk private atau semi-private. 

Akibatnya, biaya tenaga kerja per peserta cenderung lebih besar meskipun harga kelas reformer bisa dijual lebih premium. Di sisi lain, Mat Pilates biasanya lebih fleksibel secara operasional karena instruktur lebih mudah ditemukan dan satu kelas dapat menampung lebih banyak peserta sekaligus. 

Sehingga cost per participant lebih rendah. Jadi, dalam perhitungan bisnis, tarif kelas reformer yang lebih mahal perlu tetap dibandingkan dengan biaya instruktur yang juga lebih tinggi agar margin tetap sehat.

3. Kebutuhan Ruang Studio

Dalam bisnis studio Pilates, kebutuhan ruang akan sangat mempengaruhi biaya operasional dan potensi revenue. Reformer Pilates membutuhkan area yang lebih luas karena setiap mesin perlu ruang gerak yang cukup untuk penggunaan yang aman dan nyaman.

Kapasitas kelas juga dibatasi oleh jumlah mesin yang tersedia, sehingga ekspansi peserta biasanya membutuhkan tambahan unit dan area. Sebaliknya, Mat Pilates lebih efisien secara ruang karena dalam area yang sama.

Anda bisa menampung lebih banyak peserta dan menjalankan kelas grup dengan kapasitas lebih besar. Dari sisi revenue per meter persegi, Mat Pilates sering lebih unggul jika okupansi kelas tinggi, sementara Reformer Pilates lebih cocok untuk model kelas premium dengan kapasitas terbatas dan harga per sesi lebih tinggi.

Baca Juga: 7 Keuntungan Finansial Membuka Area HYROX di Gym Anda

Target Market Reformer Vs Mat Pilates

Reformer Pilates lebih cocok untuk profesional muda, premium market, dan klien personal training yang mencari pengalaman latihan lebih eksklusif, terarah, dan bernilai tinggi. Model ini bisa menghasilkan revenue per member lebih besar. 

Tetapi proses mendapatkan member biasanya lebih menantang karena harga kelas lebih tinggi dan kapasitas peserta terbatas. 

Sementara itu, Mat Pilates cenderung lebih mudah menjangkau market luas seperti pemula, komunitas kebugaran umum, hingga program corporate wellness karena modal masuk lebih rendah, format kelas lebih fleksibel, dan harga bisa dibuat lebih accessible. 

Mat Pilates biasanya lebih cepat menarik volume peserta, sedangkan Reformer Pilates lebih kuat untuk membangun positioning premium dan revenue per client yang lebih tinggi.

Jadi, Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Bisnis Anda?

Jawabannya bergantung pada target market, modal, kapasitas ruang, dan strategi revenue studio. Reformer Pilates menawarkan potensi revenue lebih tinggi per member karena biasanya dijual dalam format private atau semi-private dengan harga kelas lebih premium.

Di sisi lain, Mat Pilates unggul dari efisiensi ruang dan kapasitas peserta, sehingga cocok untuk studio yang ingin mengejar volume kelas dan membership. Tidak ada pilihan yang mutlak lebih baik.

Banyak studio justru menggabungkan keduanya: Reformer Pilates untuk segmen premium, Mat Pilates untuk kelas grup dengan kapasitas lebih besar. Dengan kombinasi yang tepat, studio bisa memaksimalkan profit tanpa bergantung pada satu model kelas saja.

 

Butuh rekomendasi setup gym sesuai ruangan Anda?

Kirim ukuran ruangan, konsep bisnis, dan target budget. Tim SVRG dapat membantu rekomendasi equipment, layout, dan package yang lebih sesuai.

Konsultasi Commercial Gym